Senin, 18 Desember 2017
Berita Terkini Seputar ARDIN
PEMBEKALAN MENTERI PERDAGANGAN

Setelah rehat usai sesi pembukaan, pada sesi berikutnya yakni pembekalan menghadirkan Menteri Perdagangan Thomas Lembong. Menteri yang disapa Tom dengan rendah hati mengatakan bahwa dirinya tidak mungkin menggurui member nasehat.


"Saya berdiri disini tak mungkin menasehati para senior, sebagai sesame professional sudah pasti para delegasi yang hadir lebih berpengalaman dari saya. "tutur menteri termuda ini dengan rendah hati disambut tepuk tangan meriah. Pak Tom ini memang dari dulu selalu rendah hati semoga kedepan juga tetap demikian. "sela Ketua Umum yang kemudian memandu tanya jawab dengan sang menteri.

Giliran tanya jawab, para peserta  Munas juga langsung berebut untuk pertanyaan maupun member masukan. Dimulai dari delegasi Jawa Barat, Sumatera Barat, Maluku, Aceh hingga Sumatera Utara. Semuanya memberikan masukan dan uneg-uneg dan permasalahan yang dihadapi di daerah. Atas semua masukan itu Thomas Lembong berjanji akan membawanya kepada rapat kabinet agar lebih baik kedepan.

Perubahan informasi dan teknologi yang sangat cepat mendorong Asosiasi Rekanan Pengadaan Barangdan Distributor Indonesia (ARDIN) untuk mereformasi diri. ARDIN harus dikelola dengan system baru yang antara lain di setiap provinsi harus ada manajer professional sehingga bisalebih baik lagi manajemennya.

 "Ini merupakan saran yang member udara segar bagi ARDIN, bagaimana kami harus segera mereformasi cara berbisnis agar bisaterus maju". tutupKetuaUmum ARDIN John N. Palinggi merespon baik.

Ditanya tanggapannya atas kepercayaan dan terpilih keempat kalinya (15 tahun) memimpin ARDIN John Palinggi mengatakan bahwa semua karena kesadaran melayaniTuhan. "Ya bagi saya sederhana saja, mau mengemban tugas itu karena kesadaran untuk melayani Tuhan. Simple saja!